Tugas
Ilmu Budaya Dasar
Oleh
:
Shafira
Permatasari
Kelas
:
1PA17
NPM
:
16518633
Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Ilmu budaya
dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar dan pengertian
tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah kebudayaan.
Istilah IBD dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic
Humanities yang berasal dari istilah bahasa Inggris The Humanities.
Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa Latin Humanus yang
bisa diartikan manusiawi, berbudaya dan halus (refined). Dengan mempelajari The
Humanities diandaikan seseorang akan bisa mcnjadi lebih manusiawi, lebih
berbudaya dan lebih halus.
Secara umum pengertian kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
Secara umum pengertian kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
Pokok-pokok yang terkandung dari
beberapa definisi kebudayaan:
- Kebudayaan
yang terdapat antara umat manusia sangat beragam
- Kebudayaan
didapat dan diteruskan melalui pelajaran
- Kebudayaan
terjabarkan dari komponen-komponen biologi, psikologi dan sosiologi
- Kebudayaan
berstruktur dan terbagi dalam aspek-aspek kesenian, bahasa, adat istiadat,
budayadaerah dan budaya nasional
Latar belakang ilmu budaya dasar
dalam konteks budaya, negara, dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan
permasalahan sebagai berikut:
- Kenyataan
bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dan segala
keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya,
yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan (primodial) kesukuan dan kedaerahan.
- Proses
pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan
pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental
manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai
budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
- Kemajuan
ilmu pengetahuan dalam teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan
manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia
bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini
merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki
segi-segi positifnya, juga memiliki segi negatif akibat dampak negatif
teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Penyajian
mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan
demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah
satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities)
akan tetapi IBD sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian
mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya
terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam
sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
Berpijak dari hal diatas, tujuan utama mata kuliah ilmu budaya dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran, khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih halus. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
Berpijak dari hal diatas, tujuan utama mata kuliah ilmu budaya dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran, khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih halus. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
- Mengusahakan
kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah
beradaptasi dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan
profesi mereka.
- Memberi
kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang
masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap
persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
- Mengusahakan wahana komunikasi
para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama
lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para
akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.
Dengan ringkas dapat disebutkan bahwa tujuan IBD secara umum
adalah :
Pembentukan
dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan dan
pemikiran mengenai berbagai gejala yang timbul dalam lingkungan, khususnya gejala-gejala
yang berkenaan dengan kebudayaan dan kemanusiaan, agar daya tanggap, persepsi
dan penalaran berkenaan dengan lingkungan budaya dapat diperluas.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik
tolak dalam kerangka tujuan yang telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa
dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata
kuliah IBD (Ilmu Budaya Dasar), kedua masalah pokok itu adalah :
- Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya
merupakan ungkapan masalah kemanusian dan budaya yang dapat didekati
dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities), Baik dari segi
masing-masing keahlian (Disiplin), didalam pengetahuan budaya, maupun
secara gabungan (Antar Bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
- Hakekat manusia yang satu atau universal, akan
tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing
zaman dan tempat.
Kedua Pokok masalah yang bisa
dikaji dalam mata kuliah IBD (Ilmu Budaya Dasar), nampak jelas bahwa manusia
menepati posisi sentral dalam pengkajian.
Manusia tidak hanya sebagai objek
pengkajian, bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dan
bagaimana pula hubungan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD,
pokok-pokok bahasa yang dikembangkan adalah :
- Manusia
Dan Harapan
- Kepercayaan
- Harapan
- Manusia
Dan Kegelisahan
- Keterasingan
- Kesepian
- Ketidakpastian
- Manusia
Dan Tanggung Jawab Serta Pengabdian
- Kesadaran
- Pengorbanan
- Manusia
Dan Pandangan Hidup
- Cita-Cita
- Kebijakan
- Manusia
Dan Cinta Kasih
- Kasih
Sayang
- Kemesraan
- Pemujaan
- Manusia
Dan Keindahan
- Renungan
- Kehalusan
- Manusia
Dan Penderitaan
- Rasa
Sakit
- Siksaan
- Kesengsaraan
- Manusia
Dan Keadilan
- Kejujuran
- Pemulihan
Nama Baik
- Pembalasan
KESIMPULAN
a) Ilmu Budaya Dasar” adalah suatu
pengetahuan yang menelaah berbagai masalah kemanusiaan dan budaya, dengan
menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari dan telah dikembangkan oleh
berbagai bidang pengetahuan keahlian yang tergolong dalam Pengetahuan Budaya.
b) Kebudayaan adalah hasil buah
budi manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup. Dan budaya adalah daya dari
budi yang berupa cipta, karsa dan rasa.
c) Latar belakang ilmu budaya dasar
bermula dari kritik yang diberikan oleh sejumlah cendikiawan mengenai system
pendidikan kita yang dinilai sebagai warisan system pendidikan pemerintahan Belanda
pada masa penjajahan dengan tujuan menghasilkan tenaga terampil dalam bidang
administrasi, perdagangan, teknik,dan keahlian lain demi kelancaran usaha
mereka dalam mengeksploitasi kekayaan Negara kita. Padahal pendidikan itu
seharusnya lebih ditujukan untuk menciptakan kaum cendikiawan daripada mencetak
tenaga yang terampil. Para lulusan perguruan tinggi diharapkan dapat berperan
sebagai sumber utama bagi pembangunan Negara secara menyeluruh. Dari mereka
diharapkan adanya sumbangan ide bagi pemecahan masalah social masyarakat yang
sangat kompleks dan berkaitan satu dan lain, dan juga dalam masalah budaya.
Ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar
terdiri dari:
- Manusia
dan cinta kasih
- Manusia
dan keindahan
- Manusia
dan penderitaan
- Manusia
dan keadilan
- Manusia
dan tanggung jawab serta pengabdian
- Manusia
dan kegelisahan
- Manusia
dan harapan.
Contoh
Studi Kasus Yang Berkaitan Dengan Ilmu Budaya Dasar
Jaman
sekarang sudah tidak asing lagi dengan KPOP, banyak fans KPOP yang ingin mirip
dengan idolanya bahkan sampai ada yang ingin merubah bentuk wajahnya agar
menyerupai dengan idolanya. Tubuh kita pun bisa di ubah dengan cara operasi
plastik atau zat kimia , padahal keindahan yang alami itu lebih bagus ,
walaupun orang mengaggap terkadang berbeda-beda atau tidak cantik tapi alangkah
lebih baiknya kita mempunyai keindahan tubuh kita yang benar-benar alami atau
apa adanya karena belum tentu apabila kita merubah dengan cara operasi plastik
itu bisa membuat tubuh kita seperti yang kita inginkan atau lebih bagus lagi, malah ada yang operasi plastik membuat tubuh
kita menjadi lebih buruk dari sebelumnya itu semua akibat zat kimia yang masuk
ketubuh kita dan tidak cocok untuk kita , efek-efek dari operasi plastik pun
banyak sekali , memang efeknya itu terkadang tidak terlihat sewaktu abis
operasi plastik tapi di masa tua pasti akan kelihatan dan menimbulkan efek
samping karena adanya zat kimia berbahaya yang terdapat dalam tubuh kita.
Saran :
Mengidolakan
seseorang boleh saja tetapi tidak perlu sampai berlebihan hingga mengubah
bentuk wajah dengan cara operasi plastik. Lebih baik tidak usah sampai operasi
plastik , karena keindahan atau kecantikan kita itu ada pada apa yang kita
lakukan dan orang lihat. Menurut pendapat seseorang yang saya pernah dengar
“cantik itu relatif” maksudnya adalah cantik itu tidak dilihat dari apa yang
ada pada wajah seseorang. Jadi, kalo memang mau tubuh kita terlihat selalu
indah atau cantik rawatlah dengan cara yang alami dan yang tidak menimbulkan efek
samping dihari kelak nanti. Karena apa yang ada pada tubuh kita itu merupakan
pemberian dari Allah Swt. yang harus kita rawat dan kita jaga. Jika kita
mengubah bentuk yang ada pada tubuh kita sama saja kita tidak menghargai apa
yang telah diberikah oleh Allah Swt. Dan peliharalah semua keindahan yang ada
di dunia ini jangan sampai dirusak oleh diri kita sendiri, karena keindahan
yang benar-benar indah dapat diciptakan oleh diri kita sendiri.
Referensi :
https://alfarisye7.wordpress.com/2018/04/11/ilmu-budaya-dasar-dan-contoh-kasus-dalam-ilmu-budaya-dasar/
